Senin, 24 November 2008

Pengaruh Israel Kuno di Papua

Situs SairerinsoS tentang kepercayaan yang mirip cerita Alkitab dari suku Mee di Paniai, Papua, sangat menarik. Sebelum Injil masuk Papua, orang Mee dari satu kampung punya cerita seperti Kejadian. Ada empat sungai - Tigris, Pison, Gihon, dan Efrat - yang mengalir di suatu tempat yang mereka namakan Eden. Ada juga kisah tentang Nuh, bahteranya, tempat lain bernama Golgota, dan kepercayaan orang Mee pada Penguasa Dunia atau Allah mereka: Ugatame. Lalu, SairerinsoS tanya apa ada leluhur Mee yang datang dari kawasan yang sekarang bernama Timur Tengah. Lalu, bagaimana kemiripan mitos keramat Manseren Koreri dengan sang Mesias orang Israel?

Kita perlu tahu apa kepercayaan orang Mee memang benar-benar ada. Siapa saksinya. Apa ada sumber-sumber penelitian serius tentang kepercayaan ini yang bisa kita tahu lebih jauh? Jadi, saya mendukung keinginan SairerinsoS untuk meminta bantuan Anda yang tahu supaya memberi kita info lebih jauh.

Tapi apa yang dia katakan bukan hal baru. Di beberapa tempat lain di Papua, ada mitos, legenda, atau cerita rakyat yang isinya mirip dengan kisah-kisah Alkitab Perjanjian Lama. Zaman Belanda, murid-murid SD Papua yang memakai buku pelajaran bahasa Belanda, Het Begin, baca tentang buaya Towyatua yang berkaitan dengan air bah mirip zaman Nuh. Pace Akwan cerita sama saya waktu dia terjemahkan beberapa cerita rakyat bersama seorang Amerika di Jakarta ke dalam bahasa Inggris dan dibaca teman-teman Amerikanya, mereka bilang sama dia, "They sound like Jewish stories." Cerita rakyat itu mencakup Manseren Koreri dari Biak-Numfor (mirip Mesias Israel kuno), tokoh Wei dari Jayapura (mirip Yesus), dan cerita tentang Menara Bambu ke Bulan yang ambruk dari Yapen Waropen (mirip kisah runtuhnya Menara Babel).

Secara kebetulan, saya ketemu di Internet beberapa tahun yang lalu pertanyaan tertulis seseorang dari Biak pada Yair Davidiy, seorang pakar Israel tentang ke-10 suku Israel yang terhilang. Apakah orang Biak salah satu keturunan mereka? Menurut Davidiy, mereka keturunan suku Efraim dari Israel kuno! Apa memang begitu?

Jadi, apa memang orang Papua keturunan Sepuluh Suku Israel yang Terhilang sekitar tahun 700-an sebelum Masehi? Atau cerita-cerita tadi hanya suatu ungkapan dari akal budi universal (universal mind)? Atau cuma karangan saja?

Ddeba

Tidak ada komentar: